Detail Katalog

ID: 45892
Cover Raja Ali (Yang Dipertuan Muda V) dan Pulau Bayan : Alih Aksara dan Kajian Sejarah dalam Tuhfat al-Nafis

Raja Ali (Yang Dipertuan Muda V) dan Pulau Bayan : Alih Aksara dan Kajian Sejarah dalam Tuhfat al-Nafis

Koleksi Digital iKalsel

Buku ini tersedia secara digital dan dapat langsung dibaca secara online.

Baca Buku di iKalsel
Pengarang
Rendra Setyadiharja, Priyo Joko Purnomo, Yoan Sutrisna Nugraha
Penerbit
Tidak tersedia
Tahun Terbit
2023
Subjek
Non Fiksi
Spesifikasi Katalog
ISBN
978-623-498-319-7
Control Number
INLIS000000000019742
BIB ID
0010-1026000208
Catatan
Raja Ali dan Pulau Bayan seperti dua hal yang tidak terpisahkan begitulah generasi hari ini menyebutnya. Raja Ali Marhum Pulau Bayan, adalah gelar Posthumous bagi Raja Ali dan dengan itulah generasi hari ini mengenalnya. Raja Ali Ibni Daeng Kamboja merupakan sosok fenomenal yang juga menjabat sebagai Yang Dipertuan Muda Riau V menggantikan Raja Haji Fisabilillah (Yang Dipertuan Muda Riau IV) yang gugur di Teluk Ketapang Melaka pada 18 Juni 1784. Kalau Raja Haji Fisabilillah adalah seorang tokoh yang paling berpengaruh pada Perang Riau I (1782-1784), maka Raja Ali merupakan tokoh yang berpengaruh sebagai penerus perang tersebut, yakni pada Perang Riau II (1784-1787).



Sosok Raja Ali yang merupakan salah satu Yang Dipertuan Muda Riau V penting dikenali lebih seksama, sama seperti mengenal sosok Raja Haji Fisabilillah yang gigih berjuang melakukan perlawanan terhadap Belanda. Sosok fenomenal ini bahkan bukan saja dikenal di Riau, namun juga di Mempawah, Sukadana, Selangor, dan juga Siantan (Terempa Kabupaten Anambas saat ini).
Status Katalog
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Akses Buku Digital iKalsel
Tersedia untuk Dibaca di iKalsel

Katalog ini merupakan koleksi buku digital (e-book) yang dapat diakses langsung oleh pemustaka melalui aplikasi atau portal iKalsel. Anda tidak memerlukan eksemplar fisik di perpustakaan.

Buka & Baca Buku Sekarang